3 Tahun Jokowi-JK, Susi Sudah Tenggelamkan 317 Kapal

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin ratas di Istana, Jakarta, Rabu (17/1/2017).(Ihsanuddin)

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama 3 tahun terakhir, Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla gencar memerangi Illegal, Unreported and Unregulated ( IUU ) Fishing. "Komandan perangnya" tentu saja Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Selama 3 tahun Pemerintahan Jokowi-JK, 317 kapal pelaku IUU Fishing sudah ditenggelamkan. Kebijakan itu sesuai dengan amanat Undang-undang 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.
"Ini bentuk perlawanan terhadap IUU Fishing," ujar Susi di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Dalam berbagai kesempatan, Menteri Susi kerap mengungkapkan bahwa tujuan penenggelaman kapal adalah untuk memberikan peringatan dan efek jera kepada para pelaku illegal fishing.

Kapal-kapal yang ditenggelamkan berasal dari berbagi negara, mulai dari China, Vietnam, Filipina, hingga Malaysia. Penenggelaman tersebut dilakukan diberbagai daerah di Indonesia.

Perang melawan IUU Fishing juga terlihat dari keputusan Presiden Jokowi membentuk Satgas IUU Fishing yang dipimpin langsing oleh Menteri Susi.

Satgas tersebut melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI Angkatan Laut, Polri, Kejaksaan Agung, Badan Keamanan Laut, Satker Khusus Migas, PT Pertamina (Persero), dan institusi terkait.

Selain perang memberantas IUU Fishing, Susi juga membangun sistem dan sertifikasi HAM di sektor usaha perikanan. Sistem itu memberikan jaminan HAM kepada para pelaku di sektor perikanan.


Program pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi-JK terus dilaksanakan. Seperti Waduk Karian di Lebak Banten.

Sekian kira-kira Penjelasan dari kami, Untuk Info Lebih Lanjut  Hub : 
PIN BBM : DDB2144B
No. Telp : 085288889811
No. Whatsapp : 085288889811
Line : 75pkgames
Livechat : http://bit.ly/2z4fsRG
Link Website : http://75pkgames.com/

AYO SEGERA BERGABUNG BERSAMA KAMI HANYA DI http://75pkgames.com/

Comments

Popular posts from this blog

Kronologi Dilarangnya Panglima TNI Gatot Nurmantyo Masuk ke Wilayah AS

BCA Dukung Program Pembangunan Infrastruktur Pemerintah

"Udah Panas-panasan, Bukan Prabowo Pulak yang Datang, Kecewa Kami..."